| 2 |
| 3 |
| 4 |
| 5 |
| 6 |
| 2 |
| 3 |
| 4 |
| 5 |
| 6 |
Selamat pagi, adik-adik kelas 6 yang hebat!
Setelah sebelumnya kita sudah membahas tentang hak dan pelaksanaannya secara bertanggung jawab, hari ini kita lanjutkan diskusi tentang kewajiban dan pelaksanaannya secara bertanggung jawab, ya!
Tentu saja adik-adik sudah tahu apa itu kewajiban? Ya, segala sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Tanggung jawab di sini adalah kita memahami akibat dari sesuatu yang kita lakukan dan bersedia menerima resikonya.
Banyak sekali kewajiban yang harus kita lakukan sebagai anak baik di rumah, di sekolah, ataupun di masyarakat.
Kewajiban anak di rumah misalnya: mematikan televisi setelah selesai menonton, merapikan tempat tidur setelah bangun, merapikan mainan setelah bermain, menghormati kedua orang tua, serta menjaga kebersihan rumah.
Kewajiban anak di sekolah misalnya: membaca buku di perpustakaan dengan tenang, memperhatikan guru yang sedang mengajar, melaksanakan piket kelas, menjaga kebersihan sekolah, dan datang tepat waktu.
Sementara itu, kewajiban anak di masyarakat misalnya: ikut kerja bakti membersihkan lingkungan, membuang sampah di tempat sampah, tidak menginjak-injak rumput di taman, menjaga fasilitas umum, berbicara sopan dan bersikap santun kepada masyarakat, merapikan mainan setelah bermain di taman atau tempat bermain.
Seperti halnya mendapatkan hak, melaksanakan kewajiban pun harus disertai dengan sikap tanggung jawab.
Misalnya ketika kita di rumah, kita membuang sampah di tempat sampah agar tidak mengganggu hak orang lain untuk menikmati kebersihan rumah.
Kemudian saat di sekolah, kita datang tepat waktu agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.
Saat di masyarakat, kita mematuhi peraturan lalu lintas agar tidak membahayakan keselamatan orang lain dan diri sendiri.
Jadi, kewajiban yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab akan memberikan manfaat kepada orang lain juga. Sebaliknya, jika kewajiban tidak dilaksanakan dengan tanggung jawab, akan menimbulkan akibat tidak baik untuk orang di sekitar kita.
Penugasan:
Buatlah video praktik pelaksanaan kewajiban di rumah, beserta penjelasan manfaat dan akibat jika tidak melaksanakan kewajiban tersebut.
Urutan video:
1. Perkenalan, nama, kelas, sekolah.
2. Hari ini saya akan mempraktikkan pelaksanaan kewajiban, yaitu ....
3. Setelah selesai praktik, uraikan manfaat dan akibat jika tidak melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.
Contoh:
Kewajiban: menghabiskan makanan yang dimasak ibu.
Manfaat: makanan tidak mubazir dan nutrisi tubuh kita terpenuhi.
Akibat jika tidak dilaksanakan: makanan akan mubazir dan nutrisi tubuh tidak terpenuhi.
A. Hak
Setiap orang memiliki hak yang diperoleh. Hak adalah sesuatu yang harus diperoleh setiap orang sejak lahir. Dalam menggunakan hak, kita juga harus memperhatikan hak orang lain.
Berikut ini contoh hak seorang anak ketika di rumah, di sekolah, dan di masyarakat.
Hak anak ketika di rumah: memperoleh makan makanan yang bergizi, memperoleh kasih sayang, nyaman saat belajar di rumah.
Hak anak di sekolah: memperoleh pengajaran dari guru, bermain saat jam istirahat, belajar dengan nyaman di sekolah.
Hak anak di masyarakat: bermain di lingkungan yang bersih, ikut serta dalam kerja bakti, memperoleh arsa aman saat bermain.
![]() |
| Hak anak di masyarakat - bermain di taman. Sumber gambar: tribunbogor.com |
Dalam memperoleh hak, ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhinya. Saat di rumah, kemampuan ekonomi keluarga, aktivitas orang tua, dan aktivitas lain di rumah bisa mempengaruhi peroleh hak seorang anak. Di lingkungan sekolah, dipengaruhi oleh waktu belajar, waktu bermain, dan juga aktivitas lain di sekolah. Ketika di masayarakat, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, usia, dan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan mempengaruhi hak seorang anak.
Dalam menggunakan hak, kita juga harus bertanggung jawab. Misalnya saat bermain, kita memperoleh hak bermain, Namun kita juga harus bertanggung jawab merapikan mainan agar mainan kita tidak banyak yang hilang, terawat dengan baik dan tidak cepat rusak.
Beberapa contoh lain sebagai berikut:
1. Di Rumah
- Hak menonton televisi, harus dibarengi tanggung jawab yaitu jarak mata yang tidak terlalu dekat dan tidak sampai terlalu malam. Manfaatnya agar mata tetap sehat dan tidak bangun kesiangan.
- Hak makan makanan bergizi, dibarengi dengan tanggung jawab mencuci piring setelah makan. Manfaatnya agar kebersihan selalu terjaga.
2. Di Sekolah
- Hak membaca buku di perpustakaan dibarengi dengan tanggung jawab yaitu menjaga ketenangan. Manfaatnya agar peserta didik lain bisa membaca dengan fokus dan tidak terganggu.
3. Di Masyarakat
- Hak bermain di taman, dibarengi dengan tanggung jawab tidak menginjak rumput. Manfaatnya agar rumput tetap hidup.
Tugas:
Berikan masing-masing satu contoh hak di rumah, di sekolah, dan di masyarakat beserta cara bertanggung jawab dalam melaksanakannya beserta manfaat yang diperoleh. Seperti pada contoh di atas.
Format:
1). Hak di rumah:
.................. dibarengi dengan tanggung jawab...................... manfaatnya ...................
2). Hak di sekolah:
.................. dibarengi dengan tanggung jawab...................... manfaatnya ...................
3). Hak di masyarakat:
.................. dibarengi dengan tanggung jawab...................... manfaatnya ...................
B. Kewajiban
bersambung di pembelajaran berikutnya!
A. Peran Adaptasi Tumbuhan dan Hewan.
Beberapa tumbuhan maupun hewan yang beradaptasi menyesuaikan diri ternyata juga memiliki peran penting bagi manusia dan lingkungan sekitar ia hidup. Beberapa hewan dan tumbuhan berikut menjadi contohnya.
1. Tumbuhan bakau.
Tumbuhan bakau yang hidup di daerah pantai memiliki akar tunjang. Akar tunjang ini berfungsi untuk menahan tumbuhan dari terjangan ombak. Akar bakau ini juga befungsi untuk mencegah abrasi di pantai. Perairan di sekitar bakau juga menjadi tempat hidup hewat laut seperti ikan dan udang.
![]() |
| Bakau dengan akar yang panjang |
2. Lidah buaya
Lidah buaya yang hidup di darat dan mampu bertahan di daerah kering ini memiliki daun berduri untuk mengurangi penguapan, batang tebal untuk menyimpan air, dan akar panjang menyebar agar lebih mudah mencari air.
lidah buaya berperan penting untuk lingkungan karena dapat menyerap polusi udara dis ekitarnya. Daging lidah buaya juga sering dimanfaatkan oleh manusia untuk penyembuhan luka dan produk kecantikan.
![]() |
| Lidah buaya |
3. Domba
Domba memiliki rambut tebal yang berfungsi menghangatkan tubuhnya di suhu dingin. Rambut domba ini sering disebut sebagai kain wol yang dimanfaatkan untuk membuat pakaian hangat. Kotoran domba juga bisa dijadikan pupuk tanaman.
![]() |
| Domba dengan rambut tebal. |
4. Cacing tanah
Cacing tanah beradaptasi menghasilkan kotoran yang dapat membuat tanah menjadi subur. Cacing tanah juga bisa membuat tanah berpori sehingga tanah tersebut mudah menyerap air. Tanaman yang hidup di tanah tersebut akan menjadi subur.
![]() |
| Cacing tanah membuat tanah subur |
B. Pelestarian dan Upaya Perlindungan Tumbuhan dan Hewan.
Tumbuhan dan hewan memiliki peran penting untuk manusia dan juga keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, tumbuhan dan hewan hendaknya kita jaga dan kita lestarikan.
Beberapa hewan dan tumbuhan langka di Indonesia yang kita lestarikan antara lain bunga raflesia, pohon cendana, orang tuan, dan gajah sumatera. Mereka dilestarikan sesuai pada habitat mereka asli yaitu dengan teknik in situ.
Beberapa metode perlindungan dan pelestarian hewan antara lain:
a. Cagar alam
Adalah daerah pelestarian hewan,
tumbuhan, dan segala
sesuatu di dalamnya
(tanah, air, dll.)
![]() |
| Salah satu cagar alam di Indonesia-Cagar Alam Krakatau |
b. Suaka margasatwa
Adalah cagar alam yang khusus digunakan untuk melindungi hewan
liar di dalamnya.
![]() |
| Badak bercula satu di salah satu suaka margasatwa. |
c. Taman nasional
Merupakan
daerah pelestarian alam yang dimanfaatkan untuk ilmu pengetahuan, pendidikan,
rekreasi dan pariwisata.
d. Taman hutan raya
Adalah suatu
daerah pelestarian alam, terutama untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa.
Sumber: Irene, dkk. 2016. Buku Penilaian BUPENA Jilid 6A. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Penugasan:
Coba kalian sebutkan nama tumbuhan dan hewan berikut, lalu jelaskan lingkungan hidupnya serta bagaimana cara melestarikannya!
a.
b.Para pahlawan pejuang kemerdekaan berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Mereka berbeda-beda suku namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk bersatu melawan penjajah hingga mencapai kemerdekaan.
Selain berbeda suku dan daerah asal, mereka juga memiliki perbedaan keahlian. Ada yang ahli menggunakan senjata dan bela diri, ada yang ahli berunding atau negosiasi. Mereka tetap bekerja sama dan berjuang sesuai kemampuan masing-masing untuk mencapai kemerdekaan Indonesia.
Kita juga perlu menerapkan nilai persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bersatu akan tercapai kehidupan yang nyaman, aman, damai, tenteram, dan menghindarkan kita dari perselisihan.
Salah satu penerapan nilai persatuan dan kesatuan adalah bekerjasama. Kita bisa senantiasa bekerja sama dalam kehidupan seharia-hari kita. Kerja sama berarti suatu usaha mencapai tujuan bersama. Beberapa manfaat kerja sama antara lain:
1. Pekerjaan menjadi cepat selesai.
2. Pekerjaan terasa lebih ringan.
3. Memperkuat semangat persatuan.
![]() |
| Pahlawan rela berkorban demi negara. |
Contoh sikap rela berkorban dalam lingkungan sekolah antara lain:
1. Menyisihkan uang saku untuk membantu korban bencana alam.
2. Membersihkan ruang kelas setelah jam pulang sekolah.
3. Mengurangi waktu bermain untuk belajar bersama teman.
Sikap rela berkorban juga bisa kita reapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya kita bersedia membantu tetangga yang sedang terkena musibah, ikut gotong royong, dan juga mementingkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
![]() |
| Gotong royong Sumber: Rahmadanil.com |
Penugasan:
Lakukan kemudian ceritakan sikap rela berkorban di lingkungan keluarga atau masyarakat!
KD 3.1 Memahami teks deskripsi tentang museum dan peninggalan sejarah.
4.1 Menyampaikan teks deskripsi tentang museum dan peninggalan sejarah.
Ayo semaken wacan iki!
Museum Yogya Kembali
Dina rebo klase Bima belajar luar sekolah menyang Monumen Yogya Kembali. Mangkate jam 09.00, tekan monumen jam 10.15. Bocah-bocah didumi tiket banjur antri mlebu ing monumen.
Monumen Yigya Kembali dumunung ing Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Monumen Yogya Kembali pinangka tetenger sejarah mundure tentara Walanda saka Ngayogyakarta tanggal 29 Juni 1949. Monumen dibangun awit prakarsane Kolonel Sugiyarto, wali kota Ngayogyakarta wektu kuwi. Peresmian monumen lan tandha tangan prasasti tanggal 6 Juli 1989 dening Presiden Soeharto.
Bocah-bocah mlebu njujug ing taman sisih ngarep. Ing taman dipajang meriam gawean Rusia lan replika pesawat guntai lan pesawat cureng kang nalika semana digunakake kanggo penyerangan.
Tekan ngarep monumen Pak Guru dhawuh supaya bocah-bocah ora pisah karo klompoke. Saben klompok diparingi lembar tugas sing kudu digarap. Sawise kemput anggone padha maspdakke isine monumen, banjur bali ing sekolahan. Tekan sekolahan ora terus padha mulih, nanging nggarap laporan.
Sumber: Sinau Basa Jawa Kelas VI SD/MI kaca 3, Penerbit Yudhistira.
Ayo semaken wacan iki!
Candhi Prambanan
| Candhi Siwa |
Candhi Prambanan kadadean saka pirang-pirang candhi, cacahe kurang luweh ana 240 candhi. Candhi sing gedhe dhewe yaiku Candhi Siwa. Candhi Siwa diapit candhi loro sing luwih cilik yaiku Candhi Wisnu lan Candhi Brama. Candhi telu iku diarani Trimurti, tegese telung wujud, yaiku Siwa, Wisnu, lan Brahma. Urut mubeng sikile Candhi Siwa diukir-ukir wujud relief apik banget. Relief iku nyritakake crita Ramayana, yaiku critane Prabu Rama lan Dewi Sinta.
| Candhi Trimurti ing Kompleks Candhi Prambanan |
Cabdhi Prambanan kalebu situs warisan dunia ENWSCO. Candhi Prambanan dadi bukti dhuwuring kabudayan bangsa Indonesia. Leluhur kita pancen sregep makarya. Klakon gawe candhi sing apik tur gedhe banget. Mangka jaman semana durung ana piranti moderen kaya jaman saiki. Kabeh mau ditandangi kanthi gotong royong lan guyup rukun.
Sumber: Sinau Basa Jawa Kelas VI SD/MI kaca 108, Penerbit Yudhistira.
Makhluk hidup berkembang biak untuk mempertahankan kelestarian jenisnya. Ada dua jenis perkembangbiakan makhluk hidup, yaitu secara generatif dan vegetatif. Perkembangbiakan secara generatif merupakan perkembangbiakan makhluk hidup melalui proses perkawinan. Sedangkan perkembangbiakan vegetatif terjadi tanpa melalui perkawinan.
Berikut ini
pembahasan mengenai perkembangbiakan makhluk hidup.
A.
Perkembangbiakan Generatif
Perkembangbiakan generatif terjadi dari
hasil bertemunya sel telur atau ovum dengan sel sperma dari tumbuhan dan hewan.
1.
Perkembangbiakan Generatif
Tumbuhan
Pada perkembangbiakan generatif tumbuhan,
diawali dengan proses penyerbukan. Penyerbukan adalah jatuhnya serbuk sari di
kepala putik. Serbuk sari sebagai sel kelamin jantan dan putik sebagai sel
kelamin betina. Keduanya terdapat pada bunga sempurna. Jadi tumbuhan yang
memiliki bunga yang terdapat benang sari dan putik atau memiliki keduanya,
dapat mengalami perkembangbiakan generatif.
| Bagian-bagian Bunga. |
Perkembangbiakan generatif menghasilkan
biji. Setelah penyerbukan terjadi, maka di dalam putik akan tumbuh saluran
menuju ruang bakal biji. Di sana sel sperma daris erbuk sari bertemu dengan
ovum atau sel telur. Kemudian tumbuh menjadi embrio atau calon tanaman baru.
Tumbuhan yang melakukan perkembangbiakan
secara generatif sangat banyak, antara lain: mangga, jambu, rambutan, jagung,
padi, dst.
2.
Perkembangbiakan Generatif
Hewan
Ada tiga jenis perkembangbiakan generatif
hewan, yaitu:
a. Ovipar
Ovipar merupakan perkembangbiakan hewan
dengan cara bertelur. Contoh hewan: ikan, katak, ayam, burung, bebek, buaya,
cecak, komodo (hewan unggas dan sebagian reptil), dan hewan yang mengalami
metamorfosis (belalang, kupu, laba-laba, nyamuk).
b. Vivipar
Vivipar merupakan perkembangbiakan hewan
dengan cara melahirkan. Contoh hewan: sapi, kambing, anjing, kucing, tikus,
kelinci, ikan paus, lumba-lumba, gajah, kelelawar (hewan mamalia)
c. Ovovivipar
Ovovivipar merupakan perkembangbiakan hewan
dengan cara bertelur di dalam tubuh hewan lalu setelah telur menetas, hewan
tersebut melahirkan. Contoh hewan: beberapa jenis ular, kadal, kalajengking,
ikan pari.
Ikan Pari berkembangbiak secara ovovivipar.
B.
Perkembangbiakan Vegetatif
Perkembangbiakan vegetatif makhluk hidup
terjadi tanpa melalui proses perkawinan. Perkembangbiakan vegetatif makhluk
hidup ada yang terjadi secara alami dan buatan. Secara alami perkembangbiakan
terjadi tanpa bantuan manusia. Sedangkan secara buatan, perkembangbiakan vegetatif
terjadi dengan bantuan manusia.
1.
Perkembangbiakan Vegetatif
Tumbuhan
a. Secara Alami.
Perkembangbiakan vegetatif alami tumbuhan ada beberapa macam.
1) Spora. Contoh tumbuhan: Lumut, tumbuhan paku
2) Stolon/geragih. Contoh tumbuhan: pegagan, stroberi, semanggi, eceng gondok, rumput teki.
3) Rhizoma/Akar tinggal. Contoh: jahe, kunyit, lengkuas, alang-alang, kencur.
4) Membelah diri. Contoh: ganggang hijau
5) Umbi batang. Contoh: kentang, ubi jalar (ketela rambat)
6) Umbi lapis. Contoh: bawang merah, bawang putih, bawang bombay, bunga bakung, bunga lili.
7) Tunas. Contoh: pohon pisang, pohon bambu.
8) Tunas Adventif.
- Tunas Daun. Contoh tumbuhan: cocor bebek, begonia.
- Tunas Akar. Contoh tumbuhan: cemara, damar.
| Cocor bebek berkembang biak secara vegetatif dengan tunas adventif (daun) |
b.
Secara Buatan
Secara buatan, perkembangbiakan tumbuhan dilakukan
dengan bantuan manusia. Beberapa perkembangbiakan buatan secara vegetatif buatan
antara lain:
1)
Stek
Stek adalah memotong bagian tumbuhan
kemudian menancapkan ke tanah.
a)
Stek batang
Contoh tumbuhan: Ketela pohon, bayam, bunga mawar, bunga sepatu, ubi jalar, tebu,
sirih, kaktus, dll.
Tanaman lidah mertua dikembangbiakkan dengan stek daun.
2) Cangkok
Contoh tumbuhan: pohon mangga, jambu,
rambutan, duku, jati, dll.
3)
Merunduk
Merunduk adalah menyentuhkan batang ke tanah dan menimbunnya. Contoh: melati, alamanda, mawar pagar, sirih, stroberi, dll.
4) Kultur Jaringan
Dilakukan dengan mengambil jaringan tunas
atau daun dan dikembangbiakkan melalui media khusus. Kultur jaringan dapat
mengembangbiakkan tumbuhan dalam jumlah yang banyak. Semua tumbuhan dapat
dikembangbiakkan dengan kultur jaringan.
2.
Perkembangbiakan Vegetatif
Hewan.
Ada beberapa jenis perkembangbiakan vegetative
hewan, antara lain:
a. Membelah diri. Contoh hewan: Amoeba, paramaecium.
b. Fragmentasi. Contoh hewan: planaria/cacing pipih, bintang laut, cacing pita.
c. Tunas. Contoh hewan: hydra, anemon laut.
d. Partenogenesis. Contoh hewan: komodo.
| Proses fragmentasi planaria |
Wong Jawa sugih kawruh bab obat-obatan. Obat-obatan Jawa kuwi diarani jamu utawa obat tradisional. Ing jaman saiki jamu diarani obat herbal ...